Posts

Showing posts with the label itihasa

TIDAK ADA KEJADIAN TANPA SEBAB

Image
  BEGITULAH KEJADIANNYA! Tidak ada kejadian tanpa sebab.          Bhisma, berdiri tegak diatas kereta perangnya dengan penuh keyakinan, bahwa akan mampu mengalahkan Pandawa dan seluruh pasukannya dengan mudah. Dia merasa tidak membutuhkan bantuan Drona dan Karna untuk menyelesaikan peperangan!          Satu persatu putra2 Wirata panglima perang dari Pandawa dibantai. Tidak ada satupun anak panah dari putra2 Wirata mampu menembus kulit Bhisma, rontok bagaikan daun2 kering ketika menyentuh kulitnya. Melihat kesaktian Bhisma seperti itu, Krishna mengarahkan kereta perangnya Arjuna mendekati Bhisma, kemudian memintanya untuk meletakkan senjata! Tentu saja Bhisma tidak mau mengikuti, karena telah bersumpah akan menjaga Astina Pura. Dengan menasehati dan menyebut satu persatu kesalahan dan kekeliruan yang telah dia lakukan, Bhisma mulai lunglai (galau), karena merasa bersalah. Kemantapan Bhisma hilang, emosi dan pikirannya menjadi tidak h...

MANUSIA DLM ITIHASA

Image
M A N U S I A dalam ITIHASA.         Epos Mahabharata, adalah cermin dari kehidupan ini, menceriterakan konflik saudara antara Panca Pandawa dengan Kurawa. Mahabharata salah satu dari Itihasa, Itihasa artinya kejadian nyata. Berisi ceritera tentang kepahlawanan, dan juga sebagai dasar filsafat supaya mudah memahami pengetahuan Weda.         Panca Pandawa bersaudara lima, tidak ada satupun dari Panca Pandawa yang dilahirkan dari ayah biologisnya (Pandu). Panca Pandawa dilahirkan dari Ibu Kunti melalui kekuatan para dewa. Karena Kunti memiliki mantra untuk itu, kemudian mengajarkannya pada Dewi Madri, ibu dari Nakula dan Sahadewa. Panca Pandawa adalah simbol dari panca indera kita, yang tidak lain adalah alat atau perpanjang tanganan Tuhan (intervensi Ilahi) untuk menjaga kelangsungan hidup sebagai mahkluk individu, menjaga eksistensi / keberadaan kita. Melalau panca indera yang sangat lemah ini diharapkan mampu...

MATI MENURUT ITIHASA

Image
M A T I  MENURUT ITIHASA (Bhisma, Drona dan Karna)        Bhisma, kemampuam apa yang tidak dimilikinya. Bhisma dengan sumpahnya bagaikan benteng yang berdiri tegak ditengah jalan, menghambat atau sebagai penghalang berlangsungnya kehidupan, kehidupan menjadi mandeg tidak ada yang mampu meggesernya.     Drona, keahlian apa yang tidak dimiliki, mampu membuat senjata nuklir (brahmastra), hanya diajarkan pada anaknya dan Arjuna. Hidup hanya untuk anaknya supaya bisa menjadi raja, meskipun dengan cara tidak benar untuk mewujudkan ambisinya. Meminta kepada murid2nya melakukan balas dendam.        Karna, kesaktian apa yang tidak dikuasai, hidupnya penuh dengan penyesalan dan dendam kepada Arjuna. Memakai baju baja yang melekat ditubuhnya (baju zirah), tidak bisa ditembus senjata. Baju baja, cermin dari ego setiap individu. Ego bagaikan memakai baju baja tidak bisa dibuka oleh siapapun, kecuali intervensi seorang Guru atau...